Dez anos de conhecimento, dez anos de amor secreto. Song Qingyu achava que, enquanto amasse o suficiente, um dia conseguiria aquecer o coração de Shen Shian. Mas o que ela recebeu foi que, para vingar
Hujan deras mengguyur langit.
“Tolong, ampuni aku, aku tidak berani lagi, sungguh tidak berani lagi……”
Song Qingyu ditendang jatuh ke tanah oleh pria itu. Noda darah dan lumpur di tubuhnya tersapu air hujan, menampakkan lapisan demi lapisan luka di atas kulitnya yang pucat.
“Pelacur kecil, aku sudah menghabiskan dua ribu yuan untuk membelimu supaya melahirkan anak, masih berani lari pula!”
Rasa nyeri tajam kembali menusuk perutnya. Lelaki tua berjenggot itu menendangnya lagi, lalu menindihnya dan merobek pakaian compang-camping di tubuhnya secara kasar. “Jangan…… jangan sentuh aku!”
Ia berjuang sekuat tenaga, namun wajahnya kembali ditampar.
Bibir berbau asap itu menggigitnya: “Masih menganggap dirimu nona besar? Sekarang kau cuma pelacur yang dipakai tidur lalu melahirkan anak untukku!”
Di mulut Song Qingyu merebak rasa amis darah, seluruh tubuhnya menggigil dingin.
Ia sudah tiga tahun diculik dan dijual ke desa pegunungan kecil ini.
Selama ini hidupnya lebih hina daripada binatang. Ia dikurung di kandang babi, makan nasi sisa yang sudah basi, dan setiap hari dipukuli serta diperkosa oleh pria ini.
Tiga tahun lalu, karena iri pada Ning Yueqi, ia merancang kecelakaan mobil untuk menyingkirkannya. Shen Shian yang murka memerintahkan orang mengirimnya keluar dari ibu kota.
Ia dulu mengira masih ada kesempatan untuk kembali. Namun berapa kali pun ia kabur, ia selalu tertangkap lagi, dan siksaan terhadap dirinya semakin kejam tanpa batas.
“Tolong selamatkan aku, Shen Shian…… aku salah, tolong selamatkan