Maaf, aku memang tidak bisa mati.
Pilihan Istimewa untuk Penguasa
kata
Bab Sebelumnya
Bab Selanjutnya
Bab Sebelumnya
Bab Selanjutnya
Katalog
Detail Buku
Pengaturan
Kembali ke Atas
Katalog Maaf, aku memang tidak bisa mati.
em andamento·Total 95 bab
Penanda Buku
Urutan Terbalik
Bab Satu: Sesepuh Tamu
Bab Kedua: Layak untuk Dibina
Bab Tiga: Sekawan Ular dan Tikus
Bab Empat: Aku Tahu Batasanku
Bab Lima: Menghormati Guru dan Menjunjung Adab
Bab Enam: Segalanya Berantakan
Bab Tujuh: Lapisan di Dalam Lapisan
Bab Delapan: Kesombongan dan Keangkuhan
Bab Sembilan: Atas Dasar Apa
Bab Sepuluh: Manusia Dinilai dari Penampilannya
Bab Sebelas: Diam di Tempat
Bab Dua Belas: Seperti yang Sudah Diduga
Bab Tiga Belas: Nyawa Adalah Segalanya
Bab Empat Belas: Apakah Aku Cantik?
Bab Lima Belas: Jangan Dekat-dekat
Bab Enam Belas: Terlalu Cepat, Bukan?
Bab Tujuh Belas: Data Palsu?
Bab Delapan Belas: Aku Tak Berani Lagi
Bab Sembilan Belas: Kehilangan Darah Terlalu Banyak
Bab Dua Puluh: Kau Tak Bisa Diselamatkan
Bab Dua Puluh Satu: Orang-orang Sang Buddha
Bab Dua Puluh Dua: Sedikit Mengecewakan
Bab 23: Penjaga Gerbang yang Begitu Mengerikan
Bab Dua Puluh Empat: Kebaikan Tiada Tandingannya
Bab Dua Puluh Lima: Mengurangi Luka
Bab Dua Puluh Enam: Bergerak atau Tidak
Bab Dua Puluh Tujuh: Jiwa yang Bergetar
Bab 28 Tangan yang Kotor
Bab Dua Puluh Sembilan: Dibawa Pergi
Bab Tiga Puluh: Di Dalam Asosiasi pada Tengah Malam
Bab Tiga Puluh Satu: Keindahan Alam
Bab tiga puluh dua: Yang Disebut Kasih Keluarga
Bab 33: Hanya yang Paling Megah
Bab 34: Bisakah Dilepaskan?
Bab Tiga Puluh Lima: Kelalaian Tugas
Bab Tiga Puluh Enam: Apa Itu yang Disebut Kelas Tertinggi
Bab 37: Tertipu
Bab Tiga Puluh Delapan: Sungguh Kebetulan
Bab Tiga Puluh Sembilan: Tidak Ikut Campur Urusan Orang
Bab Empat Puluh: Bertemu Orang Tua
Bab Empat Puluh Satu: Pemahaman
Bab Empat Puluh Dua: Siapa Kamu
Bab Empat Puluh Tiga: Jawaban yang Memuaskan
Bab Empat Puluh Empat: Aku Sudah Sampai di Rumah
Bab Empat Puluh Enam: Memohon Agar Aku Masuk
Bab Empat Puluh Tujuh: Masalah Baru Muncul Lagi
Bab Empat Puluh Delapan: Terlalu Amatir
Bab Empat Puluh Sembilan: Nol Koma Delapan Detik
Bab Lima Puluh: Sebenarnya Akan Pergi Bersama Siapa
Bab Lima Puluh Satu: Kunjungan ke Rumah
Bab Lima Puluh Dua: Kau Adalah Muridku
Bab Lima Puluh Tiga: Keberuntungan
Bab Empat Puluh Lima: Mengandalkan Diriku
Bab Lima Puluh Lima: Dikeluarkan
Bab Lima Puluh Enam: Mendapat Balasan Atas Perbuatannya Sendiri
Bab Lima Puluh Tujuh: Di Atas Langit Masih Ada Langit
Bab Lima Puluh Delapan: Pacarmu Itu
Bab Lima Puluh Sembilan: Janji Manis yang Diberikan
Bab Empat Puluh Enam: Kemeja dan Mobil
Bab Enam Puluh Satu: Berebut Menjadi yang Terdepan
Bab Enam Puluh Dua: Satu per Satu Menjadi Kenyataan
Bab Enam Puluh Tiga: Hati Sekeras Batu
Bab 65: Alam Purba
Bab Empat Puluh Enam: Ingin Makan, Belilah Sendiri
Bab Enam Puluh Tujuh: Sehari Menjadi Guru
Bab 68: Apakah Kau?
Bab 69: Kitab yang Sulit Dicerna
Bab Tujuh Puluh: Bicara dengan Baik
Bab Tujuh Puluh Satu: Perubahan yang Gemilang
Bab Tujuh Puluh Tiga: Itu Salahmu Sendiri
Bab Tujuh Puluh Empat: Seseorang Mencari
×
Pengaturan Membaca
Tema Membaca
白天
夜间
粉红
淡绿
淡黄
Jenis Huruf Teks
宋体
微软雅黑
黑体
楷体
Ukuran Huruf
A-
16
A+
Lebar Halaman
Sempit
Sedang
Lebar
翻页模式
点击
滚动
×