Aku Sungguh Bukan Sosok Jenius Teknologi

Aku Sungguh Bukan Sosok Jenius Teknologi

Penulis:Penguasa Penjara Langit
28ribu kata Palavras
0kunjungan visualizações
100bab Capítulo

Setelah tubuh Qin Lu dihancurkan menjadi serpihan, ia terlahir kembali! Jiwanya kembali ke dunia, Qin Lu mendapati dirinya hidup lagi sebelum era kebangkitan energi spiritual. Dengan tubuh yang tak bi

Bab Satu: Membabat Segala Ketidakpuasan Dunia, Jiwa yang Terputus Akan Kembali di Tempatnya

Langit Pemutus Jiwa, Gunung Pemutus Jiwa, Tebing Pemutus Jiwa, jiwa manusia terputus!

Di sini adalah Pegunungan Kunlun di Tiongkok, sebuah tempat rahasia.

Setelah kebangkitan energi spiritual di Bumi, inilah tempat rahasia terbesar yang pernah muncul!

Di langit, awan darah menutupi, cahaya merah darah menyinari tanah, di mana-mana tampak merah gelap.

Setiap makhluk yang memasuki tempat ini, di benak mereka akan terngiang sebuah kalimat—

Di Langit Pemutus Jiwa, jiwa langit terputus,
Di Tebing Pemutus Jiwa, hati manusia tercerai;
Jika menebas segala ketidakbahagiaan dunia,
Di tempat jiwa terputus, jiwa kembali dari luar!

...

Setiap orang merasakan bulu kuduk berdiri, setiap orang timbul keinginan untuk mundur...

Namun, di hadapan godaan ilmu dan senjata sakti, tak satu pun memilih untuk mundur.

Mereka, sambil mengejar sensasi, tiba di Gunung Pemutus Jiwa.

Dalam perjalanan, ada yang memperoleh ilmu pamungkas, ada yang mendapatkan senjata agung, ada yang memperoleh bahan langit dan bumi, ada pula yang... mendapat sebuah kotak abu jenazah!

Namun, tak peduli apa yang mereka dapatkan, saat menoleh ke belakang, mereka telah menyadari bahwa jalan pulang sudah tak diketahui di mana.

Dengan terpaksa, semua orang menuju Gunung Pemutus Jiwa.

Tempat rahasia ini telah terbuka selama tiga hari. Saat ini, di puncak Gunung Pemutus Jiwa, di Tebing Pemutus Jiwa, ada satu orang, satu pedang, satu batu nisan, satu lagu yang mengiris hati!

"Uuu... uuu..." Suara suling yang pilu melayang dari

📚 Rekomendasi Terkait

Peringkat Terkait