Sang Juara Akademis Memulai Perjalanan dari Mendapatkan Kota Teknologi

Sang Juara Akademis Memulai Perjalanan dari Mendapatkan Kota Teknologi

Penulis:Air mata bermimpi di bawah bintang-bintang yang sunyi
27ribu kata Palavras
0kunjungan visualizações
100bab Capítulo

Uang tidak mampu membeli cahaya yang berkilauan di matanya saat ia menengadah pada musim panas itu, namun pengetahuan bisa. Ini adalah kisah seorang jenius yang memperoleh sebuah kota teknologi dan me

Bab Satu: Kembali ke Tahun 2016

Tuut... tuut... tuut...

"Halo, Bang Jiang, kamu masih ingat Lin Musalju? Itu lho, ketua kelas kita waktu SMA, cewek paling pintar, dia kemarin lompat dari gedung!"

"Katanya dia ditipu sama teman sekamarnya, terus dibully sama anak orang kaya, akhirnya nggak tahan dan memilih lompat."

"Lin Musalju itu orangnya baik banget, cantik, pintar, dulu jadi permata di kelas kita, kenapa dia harus menerima nasib seperti ini."

Di seberang telepon terdengar suara Zhang Ling, sahabat masa kecil Jiang Qiye. Bagi Jiang Qiye, Zhang Ling adalah tipe anak teladan yang selalu dibanding-bandingkan orang tua. Mereka sekelas dari SD sampai SMA.

Setelah keluarga Jiang Qiye mengalami masalah, ia terpaksa berhenti sekolah sebelum lulus SMA dan langsung bekerja. Dalam beberapa tahun saja, ia sudah ditempa kerasnya hidup, dan kini yang terpenting baginya hanyalah memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Halo, Bang Jiang, kamu dengar nggak?" Sudah lama tak mendapat respon dari Jiang Qiye, Zhang Ling bertanya dengan nada sedih.

"Oh, iya, aku tahu."

"Bang Jiang, Lin Musalju sampai bunuh diri, apa kamu nggak sedih sama sekali?" tanya Zhang Ling dengan nada kecewa.

"Sedih itu buat apa? Emang sedih bisa bikin kenyang?" Jiang Qiye menyeka keringat di wajahnya dengan lap, duduk asal di mana saja, lalu mengambil mi instan dan balik bertanya pada Zhang Ling di seberang.

Jiang Qiye tahu betul bahwa Zhang Ling pernah suka pada Lin Musalju. Ia juga tahu bahwa Zhang Ling mendaftar ke universi

📚 Rekomendasi Terkait

Peringkat Terkait