Hari-hari Sulitku Sebagai Penata Lampu dalam Petualangan Dunia Paralel
Musim panas belum berlalu
kata
Bab Sebelumnya
Bab Selanjutnya
Bab Sebelumnya
Bab Selanjutnya
Katalog
Detail Buku
Pengaturan
Kembali ke Atas
Katalog Hari-hari Sulitku Sebagai Penata Lampu dalam Petualangan Dunia Paralel
em andamento·Total 100 bab
Penanda Buku
Urutan Terbalik
Pendahuluan
Bab pertama, Awal Kisah Lan Qin
Bab Dua, Dingin dan Angin dalam Hasrat Duniawi
Bab Tiga, Cinta yang Salah Seumur Hidup Sulit untuk Kembali
Bab Empat: Yang Tak Bisa Dipulihkan Adalah Keras Kepala Itu Sendiri
Bab Lima, Awal Kisah Biji Merah
Bab Enam, Ketika Orang Pergi, Teh Menjadi Dingin, Segala Sesuatu Berlalu Seperti Awan
Bab Tujuh, Orang di Hadapan Kini Bukan Lagi Orang yang Dulu
Bab Sembilan: Pernah Ia Menjadi Segalanya di Dunia
Bab Sepuluh: Ia Memilih Melewatkannya
Bab Sebelas, Awal Kisah Minglan
Bab Dua Belas: Belum Melihat Tawa Orang Baru
Bab Tiga Belas: Tak Pernah Merasakan Kelembutan
Bab Empat Belas, Cara Menjadi Pengecualian Baginya
Bab Lima Belas: Tanpa Sadar Menyentuh Hati Sang Raja
Bab Enam Belas: Cinta Tersembunyi di Balik Tatapan Mata
Bab Tujuh Belas, Mengapa Mereka yang Datang Kemudian Bisa Menduduki Posisi Teratas
Bab Delapan Belas, Kasih Sayang yang Terang-Terangan
Bab Sembilan Belas: Dia Pernah Menjadi Seseorang yang Dulu Juga Pernah Dipilih dengan Istimewa
Bab dua puluh, pada akhirnya semua hanyalah penyesalan
Bab Dua Puluh Satu, Awal Kisah Li Shu
Bab Dua Puluh Dua, Menanti Kepulanganmu
Bab Dua Puluh Tiga, Segalanya Tak Berdaya
Bab Dua Puluh Empat, Sulit Menghindari Kasih Sang Kaisar
Bab Dua Puluh Lima: Istri dan Anak Menanti Kedatanganmu
Bab Dua Puluh Enam, Kasih Sayang Ayah yang Istimewa
Bab Dua Puluh Tujuh, Budi dan Kewajiban
Bab Dua Puluh Delapan, Hati Manusia Sulit Dihangatkan
Bab Dua Puluh Sembilan: Tak Layak Menyambut Kedatanganmu
Bab tiga puluh: Mengorbankan Diri demi Keadilan, Memusnahkan Keluarga demi Kebenaran
Bab Tiga Puluh Satu, Semua Ketegaran Hanyalah Sandiwara
Bab tiga puluh dua: Tak Pernah Terpisah oleh Dunia dan Akhirat
Bab 33: Ia Pernah Dicintai
Bab tiga puluh empat: Tidak ada yang lebih dingin dari hati manusia
Bab tiga puluh lima, hak untuk memilih antara hidup dan mati
Bab tiga puluh enam, Disanjung Seperti Bulan di Tengah Bintang-Bintang
Bab Tiga Puluh Tujuh: Karena Diberi Kasih Istimewa, Maka Berani Bertindak Semena-mena
Bab Tiga Puluh Delapan: Puncak Tertinggi Moralitas
Bab Tiga Puluh Sembilan: Pada Akhirnya, Seseorang Harus Dikhianati
Bab Empat Puluh: Kasih Ayah yang Tak Diketahui
Bab Empat Puluh Dua, Awal Kisah Mendengarkan Salju
×
Pengaturan Membaca
Tema Membaca
白天
夜间
粉红
淡绿
淡黄
Jenis Huruf Teks
宋体
微软雅黑
黑体
楷体
Ukuran Huruf
A-
16
A+
Lebar Halaman
Sempit
Sedang
Lebar
翻页模式
点击
滚动
×